RESUME PERANGKAT JARINGAN
Nama : RISKI AJI PANGESTU
Nim : 12173643
Kelas : 12.4A.35
1.
Pengertian Repeater dan Fungsinya
Pengertian Repeater – Berbicara mengenai repeater, maka
tidak akan jauh dari pokok bahasan jaringan. Repeater merupakan salah satu alat
yang berguna pada jaringan komputer. Jaringan komputer memang cukup rumit untuk
dipahami oleh orang awam. Jangankan berbari perangkat yang ada pada jaringan,
fungsi dan cara kerja dari jaringan saja, pada dasarnya cukup rumit untuk
dipelajari. Meskipun cukup rumit, namun kali ini, Kami akan mencoba untuk
membagikan sedikit informasi mengenai salah satu alat jaringan yang bernama
repeater.
Apakah repeater itu? Banyak sekali orang
yang bertanya-tanya mengenai repeater beserta dengan kegunaan dari repeater.
Repeater pada dasarnya berasal dari bahasa Inggris ‘repeat’ yang berarti
pengulangan. Jika diartikan dari suku kata, maka repeater dapat diartikan
sebagai pengulang kembali, ataupun jika disempurnakan dalam sebuah bahasa, maka
repeater merupakan alat yang berguna untuk mengulang dan meneruskan kembali
signal ke daerah sekitar perangkat ini.
Jika dikaji secara bahasa teknis, maka pengertian repeater adalah
alat yang berguna untuk menguatkan signal. Dengan alat ini, signal yang lemah
dapat ditingkatkan daya jangkaunya sehingga dapat digunakan untuk cakupan
wilayah yang lebih luas.
Fungsi
Repeater
- Memperluas daya jangkau signal server
Fungsi yang pertama dari alat ini adalah
untuk memperluas daya jangkau singnal. Jika signal lemah, maka daya jangkaunya
akan lebih sempit, sedangkan ketika signal kuat maka daya jangkaunya akan lebih
luas.
- Mengcover berbagai wilayah minim signal dari server
Dengan menggunakan repeater, maka daerah
yang minim signal dapat dapat lebih mudah untuk mendapatkan signal. Hal ini
dikarenakan, signal yang lemah dibuat menjadi lebih kuat oleh alat ini.
- Memudahkan akses signal WiFi
Dengan signal yang lebih kuat tentunya
para pengguna perangkat yang membutuhkan signal dapat lebih mudah mengakses
signal tersebut. Salah satu penerapan dari alat ini adalah pada signal WiFi.
- Meneruskan dan memaksimalkan signal
Fungsi yang keempat adalah meneruskan
dan memaksimalkan signal. Dalam fungsi ini, repeater bekerja dengan cara
menangkap, mengelola, memperbesar, dan meneruskan signal ke berbagai perangkat
jaringan yang ada di sekitar alat ini.
- Memudahkan proses pengiriman dan penerimaan data
Dengan signal yang lebih kuat proses
pengiriman dan penerimaan data antar sesama pengguna perangkat jaringan ataupun
yang melalui jaringan dapat dilakukan dengan lebih cepat. Hal ini dapat
diibaratkan seperti halnya ketika mobil melaju di jalan tol (ketika menggunakan
repeater).
- Meminimalisir penggunaan kabel jaringan
Sistem kerja dari repeater adalah
melalui signal wireless. Dengan menggunakan alat ini, maka penggunaan kabel
yang ribet dan semrawut dapat dihindari.
2. Pengertian Bridge Dan Fungsinya
Pengertian bridge dan fungsinya serta cara
kerjanya secara lengkap dapat kamu baca diartikel ini. Bridge
adalah suatu alat yang dapat menghubungkan jaringan komputer LAN (Local arean Network) dengan jaringan LAN yang
lain. Bridge dapat menghubungkan tipe jaringan komputer berbeda-beda (misalnya
seperti Ethernet & Fast Ethernet), ataupun tipe jaringan
yang serupa atau sama.
Alat ini bekerja pada data Link layer
model OSI (Open System Interconnection),
Karena itu bridge bisa menyambungkan jaringan komputer yang memakai metode
transmisi atau medium access control yang
tidak sama atau berbeda. Bridge juga adalah alat yang bisa mempelajari alamat
link yang ada pada setiap perangkat yang terhubung dengannya dan juga
mengatur alur frame berdasarkan alamat tersebut.
Berikut ini Fungsi Bridge
Adapun fungsi dari bridge diantaranya sebagai berikut di bawah ini:
·
Bridge dapat berfungsi menghubungkan 2
buah jaringan komputer LAN yang sejenis, sehingga dapat memiliki satu jaringan
LAN yang lebih besar dari ketentuan konfigurasi LAN tanpa bridge.
·
Bridge juga dapat menghubungkan beberapa
jaringan komputer yang terpisah, baik itu tipe jaringan yang sama maupun yang
berbeda.
·
Bridge juga dapat berfungsi sebagai
router pada jaringan komputer yang luas, hal seperti ini sering dinamakan
dengan istilah “Bridge-Router”. Lalu bridge juga
dapat men-copy frame data yaitu dari suatu jaringan yang
lain, dengan alasan jaringan itu masih terhubung. Dan masih banyak lagi fungsi
lainnya dari bridge.
Dan inilah prinsip atau cara kerja bridge
Bridge memetakan alamat Ethernet dari setiap titik atau node yang terdapat
pada masing-masing segmen jaringan komputer, dan hanya dapat memperbolehkan
lalulintas data yang memang dibutuhkan melintasi bridge. Saat menerima sebuah
paket data, bridge akan menentukan segmen tujuan dan juga sumbernya. Kalau
segmennya sama, paket data akan di tolak dan kalau segmennya tidak sama atau
berbeda paket-paket data akan di teruskan ke segmen yang dituju. Dengan begitu
bridge dapat mencegah pesan rusak supaya tidak menyebar keluar dari satu
segmen. Bridge merupakan alat yang bekerja pada physical
layer dan data link layer,
sehingga dapat mempengaruhi untuk kerja jaringan LAN jika sering terjadi
komunikasi yang berbeda di jaringan LAN yang tidak sama atau berbeda yang
terhubung oleh bridge. Itulah prinsip atau cara kerja dari bridge.
3.
Pengertian NIC (Network Interface Card)
Saat ini NIC
merupakan salah satu perangkat keras yang sudah menjadi standar di
dunia. Itu artinya adalah setiap komputer, baik komputer desktop maupun
komputer jinjing atau laptop haruslah memiliki perangkat keras NIC ini di dalam
sistem perangkat kerasnya, untuk mendukung konektivitas terhadap jaringan
komputer.
Dan memang, pada kenyataannya, sebuah NIC di
dalam sistem perangkat komputer memiliki fungsi yang sangat penting dan vital,
terutama di jaman seperti sekarang ini, dimana jaringan komputer sudah sangat
berkembang pesat.
Apa itu NIC?
Mungkin banyak juga dari anda yang belum
mengetahui apa itu NIC. NIC merupakan kependekan dari Network Interface Card. Nah,
dari namanya saja, sudah jelas terlihat bahwa perangkat keras ini merupakan
salah satu perangkat keras jaringan yang sangat penting dan vital di dalam
sebuah jaringan komputer.
NIC merupakan sebuah perngkat keras jaringan, yang secara fisik berbentuk
seperti sebuah kartu ekspansi, yang memungkinkan setiap komputer dapat
terhubung dengan suatu jaringan dengan menggunakan kabel jaringan. NIC (Network Interface Card) ini
juga memiliki beberapa istilah lainnya, seperti Kartu Jaringan (Network Card), LAN Card dan juga Ethernet Card
NIC
dipasangkan pada sebuah slot yang tedapat di dalam motherboard komputer. Saat
ini seluruh jenis motherboard yang ada di dunia sudah mendukung slot untuk
ekpansi NIC ini, jadi tidak ada alasan bagi sebuah produsen komputer untuk
tidak menanamkan NIC di dalam komputer produksinya. NIC ini menggunakan port
yang dikenal sebagai port RJ – 45, yang mana berfungsi sebagai port dalam
menghubungkan kabel ataupun antenna wireless di dalam sebuah komouter, agar
komputer tersebut bisa terhubung ke dalam jaringan.
Jenis – Jenis dari NIC
Network
Interface Card pada dasarnya terbagi menajdi dua jenis. Berikut ini adalah
kedua jenis Network Interface Card :
1. 1. Network
Interface Fisik / Physica
Sesuai dengan namanya, Network Inteface card
fisik merupakan sebuah Network
Interface yang dapat didefinisikan secara fisik, berbentuk kartu dan
ditancapkan pada slot di dalam motherboard. NIC fisik inilah yang biasa kita
gunakan sehari – hari, yang memiliki port RJ – 45 untuk mengkoneksikan sebuah
komputer ke dalam jaringan menggunakan kabel.
2. Network Interface Logis / Logical
Berbeda
degan NIC fisik, NIC logis merupakan sebuah Network Intrface Card yang tidak
dpat didefinisikan secara fisik. Itu artinya, NIC Logis merupakan sebuah
software atau sebuah program yang dibuat untuk mendefinisikan dirinya
seolah – olah menjadi sebuah Network Interface Card.
Tugas Utama dari NIC
NIC
pada dasarnya memiliki beberapa fungsi. Namun demikian, disamping berbagai
macam fungsi yang terdapat pada NIC tersebut, NIC memiliki satu tugas utama
yang paling penting. Tugas utama dari sebuah NIC tersebut adalah untuk mengubah
aliran data berbentuk parallel di dalam bus sebauh komputer menjadi aliran data
yang berbentuk serial, sehingga nantinya aliran data yang berbentuk serial
tersebut bisa saling di transmisikan di dalam media jaringan komputer.
Fungsi dari NIC (Network Interface Card)
Seperti
sudah disebutkan sebelumnya, selain memiliki tugas utama sebagai converter atau
pengubah aliran data yang berbentuk parallel menjadi aliran data yang berbentuk
serial, NIC ini juga memiliki beberapa fungsi lainnya. Secara teoritis, ada
beberapa fungsi dari NIC ini di dalam sebuah jaringan komputer.
Berikut ini adalah beberapa fungsi dari NIC atau Network Interface Card di
dalam jaringan komputer secara teoritis :
1. 1. Sebagai media pengirim data dari satu komputer ke komputer lainnya
Secara
teoritis, Network Interface Card memilki fungsi yang penting untuk mengirimkan
data dari sebuah komputer menuju komputer lainnya. Fungsi pengiriman data ini
biasanya merupakan tugas dan juga fungsi dari sebuah komputer server, dimana
komputer server bertugas untuk menyediakan data dan juga berbagai permintaan
akan transmisi data yang direquest oleh klien atau user.
Dengan
adanya NIC ini, maka server dapat mengolah data yang dibutuhkan oleh klien atau
user, dan kemudian mengirimkannya ke user, dengan alur yang berawal dari NIC
milik server, diteruskan melalui sebuah kabel jaringan, yang kemudian diterima
oleh NIC milik user atau klien.
2. Sebagai
pengontrol data flow antar komputer yang menggunakan sistem kabel jaringan
Selain
dapat melakukan pengiriman data secara teoritis Network Interface Card juga
memiliki fungsi lainnya, yaitu sebagai pengontrol data flow atau aliran data
dari sebuah jaringan komputer, terutama yang menggunakan sistem jaringan kabel.
Hal ini merupakan fungsi yang sangat penting, dimana NIC dapat membantu menjaga
agar data yang dikeluarkan dan juga diterima tidak berlebihan.
Selain
itu juga dapat membantu mencegah terjadinya kepadatan arus informasi dan data
yang mengalir di dalam sebuah jaringan komputer, terutama yang menggunakan
jaringan kabel.
3.
Menerima
data dari komputer lain
Apabila
fungsi nomor 1 mengacu kepada fungsi yang dimiliki oleh sebuah server di dalam
jaringan komputer, maka pada point ini, fungsi dari sebuah Network Interface
Card berada pada komputer client atau user. Ketika bertindak dan bekerja di
dalam komputer yang merupakan komputer client atau server, maka
NIC berfungsi untuk menerima data dan informasi yang sudah ditransmisikan
oleh server di dalam jaringan. Dengan begitu, setiap data yang mengalir dan
juga ditransmisikan akan bisa diterima oleh komputer user atau klien.
4.
Menterjemahkan
data menjadi bentuk bit, sehingga dapat dimengerti oleh komputer penerima
Fungsi
lainnya dari NIC secara teoritis adalah melakukan konversi. Konversi ini
meruapakan sebuah proses perubahan, yang dilakukan oleh NIC untuk mengubah
aliran data di dalam sebuah jaringan menjadi bentuk bit. Bit merupakan
bentuk atau formata yang bisa dibaca dan juga diolah oleh sebuah komputer,
sehingga data yang ditransmisikan tersebut menjadi berguna dan akhirnya bisa
diolah dan juga dibaca baik oleh komputer penerima ataupun komputer pengirim.
Selain
fungsi secara teoritis, Network Interface Card juga memiliki banyak fungsi
praktis. Fungsi praktis merupakan fungsi dari Network Interface Card yang
mengarah kepada penggunaan sehari – hari di dalam sebuah jaringan. Kita juga
bisa menyebut fungsi praktis dari NIC ini dengan istilah manfaat dari NIC.
Fungsi dan Manfaat Praktis dari NIC
1.
Membangun
sebuah jaringan komputer dan menghubungkan komputer satu dengan komputer lain
Manfaat
dan fungsi praktis pertama dari sebuah NIC adalah untuk membuat dan membanguns
jaringan komputer, yang bertujuan untuk saling menghubungkan satu komputer
dengan komputer lainnya. Pembangunan sebuah jaringan ini bertujuan untuk saling
mempermudah komunikasi antar komputer, sehingga dapat mempercepat transmisi
data dan juga arus informasi yang ada.
Biasanya, pembuatan sebuah jaringan komputer
yang menggunakan NIC banyak digunakan pada jaringan yang bersifat local,
atau jaringan LAN. Karena itu, NIC juga sering disebut sebagai LAN Card
(baca juga: fungsi LAN card).
Konektivitas Lokal atau LAN ini banyak digunakan pada suatu institusi ataupun
organisasi tertentu yang memiliki sebuah bank data atau database, dimana
database tersebut dituntut untuk melayani beberapa user yang berperan sebagai
workstation.
2.
Membantu
mempermudah keperluan pengiriman data dan informasi antar komputer
Dengan adanya NIC di dalam komputer, maka hal
ini akan membantu memudahkan sharing
resources atau sumber daya antar komputer. Ketika sebuah komputer
sudah saling tehubung menggunakan NIC, maka komputer – komputer tersebut akan
mennjadi lebih mudah untuk bertukar informasi dan data.
User
juga dapat memindahkan dokumen ke komputer lain hanya dengan sekali klik,
atau juga bisa mengakses data yang dimiliki oleh server di dalam organisasi
dengan mudah dan cepat, tanpa harus repot mencari – cari lokasi data tersebut.
Hal ini akan sangat membantu mempermudah dan mempercepat pengelolaan dan juga
manajemen data.
3.
Menghubungkan
jaringan local dengan jaringan internet
NIC
juga berperan penting dalam membangun koneksi ke dalam jaringan internet. Hal
ini terutama menggabungkan sebuah konektivitas LAN atau local ke dalam koneksi
di dalam jaringan Internet. Fungsi ini banyak terlihat pada jaringan – jaringan
di dalam warnet, dimana setiap komputer yang ada di dalam warnet tersebut
saling terhubung di dalam konteks jaringan local atau LAN, namun juga tetap
bisa terubung ke dalam jaringan internet.
Dengan
begitu, maka user dapat membagi dan memecah jaringan internet
tersebut ke dalam beberapa komputer yang ada, tanpa harus repot menggunakan
banyak modem ataupun access point. User hanya perlu untuk mengkoneksikan
server ke dalam internet dan dengan NIC setiap kompter yang terhubung ke
dalam server tersebut akan terhubung juga ke dalam jaringan internet.
4.
Mengintegrasikan
komputer dengan beberapa peralatan elektronik
Di
jaman modern ini tidak hanya komputer desktop ataupun laptop saja yang memiliki
konektivitas menggunakan NIC. Beberapa peralatan elektronik lainnya seperti
televisi, media player dan perangkat elektronik lain juga memiliki NIC di dalam
perangkatnya.
Hal
ini sangat memungkinkan sebuah komputer bisa terkoneksi dengan perangkat
tersebut, dan komputer bisa berperan untuk mentransmisikan dan mengontrol
perangkat tersebut menggunakan konektivitas dari NIC.
Manfaat dari NIC di berbagai bidang
Secara tidak sadar adanya sebuah perangkat
keras jaringan bernama NIC di dalam komputer dan perangkat elektronik yang
biasa kita gunakan sehari – hari, membawa dampak yang sangat besar bagi
kehidupan kita. Selain dapat membantu mempermudah pekerjaan dan membuat proses
transfer data serta informasi menjadi lebih cepat dan praktis, penggunaan
NIC sebagai media jaringan membawa banyak dampak positif terhadap erbagai
bidang yang ada. Berikut
ini beberapa contoh manfaat adanya NIC di
berbagai bidang:
1.
Bisnis
dan perkantoran
Dala
bidan bisnis, korporasi dan perkantoran, tentu saja NIC ini memiliki banyak
manfaat. Salah satunya adalah membantu agar setiap komputer yang dimiliki oleh
sebuah perusahaan atau perkantoran bisa saling terhubung satu sama lain dengan
server utama dari kantor tersebut.
2.
Bidang
ekonomi
Di
bidang ekonomi, adanya NIC ini dapat membantu mempercepat arus informasi
menganai perkembangan ekonomi, dan membantu mempermudah transaksi secara
elektronik dengan menggunakan komputer.
3.
Bidang
pendidikan
Di
dalam bidang pendidikan, NIC juga memiliki banyak peran. Salah satu peran utama
adalah pembuatan sebuah jaringan local untuk katalog perpustakaan. Di dalam
perpustakaan, user tidak perlu repot berkeliling untuk mencari nomor
panggil buku. Dengan memanfaatkan jaringan komputer, maka dapat dengan mudah mencari
nomor panggil dari buku yang akan anda cari.
4.
Bidang
teknologi informasi
Dari
segi teknologi informasi, adanya Network Interface Card membantu membuka jalan
bagi perkembangan teknologi informasi lainnya, sehingga dapat menciptakan
teknologi yang lebih canggih dan juga lebih bermanfaat lagi.
5.
Bidang
sosial dan kemasyarakatan
Dari
segi sosial, dengan adanya NIC didalam komputer kita, akan membantu terhubung
ke dalam jaringan – jaringan internet, yang membantu kita bersosialisasi dengan
teman di dalam dunia maya.
Komentar
Posting Komentar